Kampanye ‘Cek Kendaraan Sebelum Jalan’ Serentak dari IMI Sumbar
Sumatera Barat memiliki jalur transportasi yang didominasi oleh perbukitan hijau dengan tikungan tajam yang menantang, seperti kawasan Kelok 9 dan Sitinjau Lauik. Mengingat medan yang berat tersebut, kegagalan fungsi mekanis sedikit saja dapat berakibat pada kecelakaan fatal yang merugikan banyak pihak. Oleh karena itu, Kampanye ‘Cek Kendaraan Sebelum Jalan’ yang digagas oleh IMI Sumbar menjadi langkah preventif yang sangat strategis. Kampanye ini dilakukan secara Serentak di berbagai kabupaten dan kota untuk membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan berkendara tidak dimulai di aspal jalan, melainkan sejak di garasi rumah atau pangkalan kendaraan sebelum mesin dinyalakan.
Pesan utama dari IMI Sumbar dalam kampanye ini adalah metode pemeriksaan mandiri yang sederhana namun komprehensif, yang dikenal dengan pengecekan bagian-bagian vital seperti ban, rem, lampu, dan oli. Bagi masyarakat Sumatera Barat yang sering melakukan perjalanan lintas kota melalui tanjakan curam, kondisi rem dan ban adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. IMI Sumbar membagikan brosur dan stiker pengingat di terminal-terminal serta titik kumpul komunitas otomotif. Melalui edukasi ini, diharapkan tidak ada lagi kendaraan yang mengalami rem blong atau ban pecah saat menanjak maupun menurun di jalur lintas Sumatera yang sangat menuntut performa mesin yang stabil.
Fokus pada gerakan Cek Kendaraan ini juga menyasar para pengusaha angkutan umum dan jasa logistik. IMI Sumbar menekankan bahwa keuntungan bisnis tidak boleh mengorbankan biaya perawatan rutin kendaraan. Dalam kampanye serentak ini, IMI juga menyediakan layanan konsultasi mekanik gratis di beberapa posko utama untuk membantu pengendara mendeteksi dini potensi kerusakan pada sistem kemudi atau suspensi. Kesadaran untuk melakukan Jalan dengan kendaraan yang sehat adalah bentuk tanggung jawab moral pengemudi terhadap keselamatan nyawa penumpang dan pengguna jalan lainnya. Budaya “cek dan ricek” harus menjadi gaya hidup bagi setiap pemilik kendaraan di Ranah Minang.
Penggunaan platform media sosial secara masif memperkuat gaung kampanye ini di kalangan generasi milenial dan Gen Z yang aktif dalam komunitas motor. IMI Sumbar mengajak para influencer otomotif lokal untuk membuat konten edukatif mengenai cara mengecek kondisi air radiator, aki, dan kabel-kabel kelistrikan secara mandiri.
