Bahaya Langsung Lepas Helm Saat Kecelakaan! Penjelasan IMI Sumbar

Admin/ Februari 17, 2026/ Berita

Kondisi bahaya langsung lepas helm ini sering kali tidak disadari karena luka dalam tidak tampak secara visual. Seseorang mungkin terlihat pingsan namun pernapasannya masih stabil; dalam kondisi ini, membiarkan helm tetap terpasang adalah pilihan yang jauh lebih bijaksana hingga tim medis tiba dengan peralatan neck collar. Pihak IMI menekankan bahwa hanya tenaga medis profesional atau orang yang telah mengikuti pelatihan khusus yang diperbolehkan melakukan prosedur pelepasan helm, itu pun dengan teknik dua orang—satu orang menstabilkan leher, sementara yang lain melepas helm secara perlahan.

Kecelakaan di jalur pegunungan Sumbar yang berliku sering kali melibatkan benturan dengan energi kinetik yang sangat besar. Jika korban ditemukan dalam keadaan sadar, penolong disarankan untuk tetap berada di samping korban dan memintanya untuk tidak menggerakkan kepala sama sekali. Komunikasi verbal untuk menjaga korban tetap tenang jauh lebih berharga daripada tindakan fisik yang berisiko. Melepaskan tali helm mungkin diperbolehkan jika terlihat menghambat jalur napas, namun cangkang helm itu sendiri harus tetap berada di posisinya sebagai pelindung struktur leher yang rentan.

Pihak IMI Sumbar juga memberikan edukasi mengenai jenis helm yang digunakan. Helm full face memberikan perlindungan terbaik, namun memang memiliki tingkat kesulitan pelepasan yang lebih tinggi saat kecelakaan terjadi. Itulah mengapa banyak helm modern kini dilengkapi dengan sistem Emergency Quick Release (EQR) yang ditandai dengan tali merah di bagian busa pipi. Fitur ini dirancang agar tim medis dapat mengeluarkan busa bagian dalam terlebih dahulu sehingga helm bisa dilepas tanpa memberikan tekanan berlebih pada leher korban.

Melalui sosialisasi yang masif di berbagai komunitas motor di Sumatera Barat, diharapkan masyarakat mulai memahami protokol keselamatan yang benar. Pengetahuan tentang manajemen trauma ini diharapkan dapat mengubah budaya menolong di masyarakat menjadi lebih saintifik dan aman. Jangan biarkan niat baik untuk menolong justru berakhir dengan penyesalan karena ketidaktahuan akan risiko medis yang ada. Keselamatan nyawa di jalan raya sangat bergantung pada ketenangan dan pemahaman kita mengenai prosedur darurat yang tepat. Mari kita jaga keselamatan sesama pengendara dengan menjadi penolong yang cerdas dan teredukasi.

Share this Post